Dengan gaya tutur yang mengalir, buku ini mempertemukan Jacques Derrida dan Ibn ‘Arabi—dua pemikir yang terpaut hampir delapan abad—melalui kosakata dan gagasan yang mengejutkan mirip. Di antara kemiripan itu tampak penolakan terhadap upaya sistematisasi representasi Tuhan/realitas/teks; penegasan kembali bahwa Tuhan dan teks pada dasarnya tak terpikirkan secara tuntas; serta pandangan bahwa akal dapat menjadi batas, komodifikasi, bahkan ilusi yang justru membuka jalan menuju pengetahuan yang lebih tinggi. Keduanya juga berbagi keyakinan akan ketakterbatasan tafsir, kecurigaan terhadap representasi, serta kesadaran akan kesia-siaan semantik—dibingkai dengan sikap yang sama-sama terbuka dan ramah terhadap peluang keliru dalam memahami Tuhan maupun teks. Buku ini patut menjadi bacaan wajib bagi mahasiswa dan akademisi kajian agama, studi Arab dan Islam, serta siapa pun yang tertarik pada pemikiran Jacques Derrida dan Ibn ‘Arabi.|
Penulis |
: IAN ALMOND |
|
Penerjemah |
: IZZUDDIN WASHIL |
|
Penerbit |
: Yayasan Nuralwala Pusat Kajian Akhlak dan Tasawuf |
|
Harga |
: Rp. 90.000 |
|
ISBN |
: – |
|
Berat |
: 350 gram |
|
Dimensi P-L-T |
: 14 x 21 |
|
Total Halaman |
: 350 Halaman |
|
Jenis Cover |
: Soft Cover |




